Jumat, 23 Oktober 2015

2 Anak SD Semarang Buat Kulkas (Lemasri Es) Tanpa Listrik Raih Medali Di Korea

Kabr menggemberikan kembali terdengar dari pretasi putra Indonesia di ajang World Creativity Festival yang diselenggarakan di Korea Advanced Institue and Technology (KAIST) di Daejon, Korea Selatan 17 hingga 18 Oktober lalu. Dua siswa kelas 6 SD Al Azhar 14 Semarang, Arya Nardhana Syariendrar dan Sanika Putra Ramadhan berhasil meraih medali perunggu karena membuat lemari es tanpa listrik.


Arya Nardhana Syariendrar dan Sanika Putra Ramadhan
Arya Nardhana Syariendrar (kiri) dan Sanika Putra Ramadhan (kanan) memegang piagam World Creativity Festival (Foto: Dok Pribadi/news.detik.com)

Alat buatan mereka ternyata membuat peneliti dan dosen KAIST terkesima. Arya dan Sanika berhasil menjadi tiga besar dan mengalahkan puluhan peserta dari delapan negara di dunia dalam ajang tersebut. Sebenarnya, Kulkas buatan Arya dan Sanika berbahan dasar komponen-komponen yang sangat sederhana dan sangat mudah ditemui dikehidupan sehari-hari.

Kata Arya, pada awalnya ia dan teman-temannya mencari di internet tentang penyimpanan buah dan sayur tanpa harus menggunakan kulkas (lemari es) tapi bisa tetap bertahan lama. Hal tersebut berhubungan dengan penghematan energi. Dari hasil cari-cari di internet itulah ditemukan kalau pasir ternyata bisa menjaga suhu tetap stabil dalam waktu yang cukup lama.

Kemudian mereka mengembangkan ide dan membuat lemari es tanpa listrik. Arya menjelaskan, caranya ternyata cukup mudah, yaitu dengan menyiapkan atau membuat kotak yang terbuat dari stereofoam. Di dalam boks tersebut diletakkan kaleng biskuit untuk tempat menyimpan buah atau sayur, kemudian di sekelilingnya diberi pasir dan air dingin.

Arya Nardhana Syariendrar dan Sanika Putra Ramadhan
(Foto: Dok Pribadi/news.detik.com)


Hasil penelitian Lemari es tanpa listrik itu kemudian di ajukan ke ajang World Creativity Festival hingga akhirnya mereka bisa mempresentasikan karyanya di Korea. Saat membawa alat tersebut ke Korea, mereka memodifikasinya dengan melapisi kotak dengan kain batik untuk memperlihatkan jatidiri Indonesia. Selain itu Arya juga melakukan presentasi di depan juri menggunakan baju adat jawa.

Lemari Es tanpa listrk ciptaan Arya dan Sanika tersebut kini dikumpulkan di Korea Selatan. Belum ada keputusan apakah mereka akan mematenkan alat tersebut atau tidak, yang pasti dua siswa ini sudah mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional. Artikel ini ditulis dari berbagai sumber di internet. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

2 Anak SD Semarang Buat Kulkas (Lemasri Es) Tanpa Listrik Raih Medali Di Korea Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Bella iFanny

 

Top